Kamis, 02 Desember 2021

Fakta Sehat Odading Camilan Khas Bandung

Beberapa waktu lalu, media sosial heboh ketika beredar video seorang pria mempromosikan odading sebagai jajanan khas Bandung.

Karena video review ini dianggap lucu dan menarik oleh netizen, tidak heran jika camilan odading jadi laku keras, bahkan diborong oleh warga Bandung, Jawa Barat. Dan banyak juga masyarakat yang mencari Resep odading ini.

Jika dilihat dari bentuknya yang agak kotak dan padat, odading memang menggugah selera. Apalagi jika disajikan saat masih panas dan garing, pasti rasanya lezat! Sebelum membeli camilan hits yang satu ini, ketahui dulu kandungan dan manfaat kesehatan apa saja yang bisa didapat saat makan odading.

Fakta Sehat Odading Camilan Khas Bandung

Kandungan Gizi Dalam Odading

Meski sekarang viral, tidak sedikit orang yang masih asing dengan camilan satu ini. Kalau di Jakarta, mungkin Anda mengenal odading dengan sebutan kue bantal!

Jika disantap, odading atau camilan roti goreng ini rasanya gurih, manis, dan teksturnya lembut. Biasanya, odading dijual di pinggir jalan atau dijajakan di dalam gerobak kaca oleh penjual yang berkeliling kampung.

Menurut dr. Devia Irine Putri, jika dilihat dari bentuk dan cara pembuatannya, odading adalah jenis roti yang dibuat dari tepung, gula, dan susu, lalu kemudian digoreng hingga kecokelatan.

Odading ini adalah roti goreng. Jika dilihat dari kandungannya, mungkin terdapat 100 gram karbohidrat dan lemaknya. Jadi memang terbuat dari tepung asli, telur, dan sebagainya. Untuk ukuran roti seperti itu, karbohidrat dan lemaknya cukup tinggi.

Tidak hanya itu, melansir Fat Secret, adapun beberapa kandungan dalam roti goreng yang mungkin juga terdapat pada odading, seperti berikut ini.


·         Lemak Jenuh 1,003 gram.

·         Lemak tak jenus ganda 2,035 gram.

·         Lemak tak jenuh tunggal 0,687 gram.

·         Serat 1,2 gram.

·         Gula 0,007 gram.

·         Sodium 189 miligam.


Apakah Odading Sehat Dimakan Setiap Hari?

Melihat dari kandungannya, odading memang tidak terlalu banyak mengandung gizi. Kendati demikian, bukan berarti odading tidak memiliki manfaat kesehatan sama sekali. Dokter Devia mengatakan, makan satu sampai dua odading bisa membantu meningkatkan energi pada tubuh karena kandungan karbohidratnya cukup tinggi.

Selain itu, makan odading dengan porsi cukup pun membantu seseorang menjadi lebih kenyang, sehingga dapat mengurangi porsi makan selanjutnya. Namun, mengonsumsi odading terlalu banyak juga tidak baik karena dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Dijelaskan oleh dr. Devia, jika terlalu banyak makan odading, ini bisa berdampak pada penimbunan lemak dalam tubuh. Karena kandungan karbohidrat dan gula di dalam odading sangat tinggi.

Tidak hanya itu, makan lebih dari dua buah odading setiap hari berisiko meningkatkan kadar kolesterol. Dampaknya, ada pembentukan plak di pembuluh darah dan nantinya bisa meningkatkan masalah pada jantung.


Mari Membuat Odading dengan Bahan dan Cara yang Sehat

Sama seperti jajanan lainnya, jika ingin membuat roti goreng atau odading yang sehat, gunakanlah tepung roti asli atau tepung roti gandum.

Tambahkan juga telur dan susu rendah lemak ke dalam adonan. Agar rasanya lebih bervariasi dan sehat, tambahkan sayuran yang sudah dipotong kecil untuk dijadikan isian dalam roti.

Dengan menambahkan sayuran atau daging cincang, maka kandungan gizi yang terdapat pada roti goreng akan semakin tinggi dan jadi lebih sehat untuk dikonsumsi.

Pastikan juga saat menggoreng odading tidak menggunakan minyak jelantah atau minyak yang sudah dipakai berulang kali. Menggunakan minyak baru atau minyak zaitun juga bisa menjadi alternatif yang lebih sehat.

Jadi, bagaimana? Tertarik untuk mencoba membuat odading sendiri?

Selasa, 23 November 2021

Kenali Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi Saat Demam

Demam merupakan tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi, bakteri, jamur, bahkan parasit. Seseorang dapat dikatakan terserang demam jika suhu tubuh mencapai lebih dari 38℃. Sedangkan, suhu tubuh yang normal yaitu 36,1℃ sampai 37,2℃. Apabila suhu tubuh sudah mencapai lebih dari 39℃, diperlukan penanganan dokter karena dapat terindikasi terkena penyakit lainnya. Untuk mempermudah pengecekan suhu tubuh, perlu menyiapkan termometer digital terbaik supaya Anda dapat segera memberikan penanganan lebih lanjut jika suhu tubuh tak kunjung turun.

Kenali Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi Saat Demam

Adapun gejala umum penderita demam yang seringkali dirasakan, seperti lemas, nyeri otot, sakit kepala, menggigil, hilangnya nafsu makan, dehidrasi dan berkeringat. Meskipun menyebabkan nafsu makan berkurang, penderita demam harus tetap mengonsumsi makanan dan minuman supaya nutrisi tubuh terpenuhi dan stamina tubuh tidak berkurang yang dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas. Berikut adalah makanan dan minuman yang cocok dikonsumsi saat demam :


1.      Air kelapa. Saat demam, tubuh akan banyak mengeluarkan keringat bahkan sampai muntah atau diare. Sehingga, tubuh akan mengalami kekurangan cairan. Oleh sebab itu, air kelapa merupakan minuman yang cocok dikonsumsi. Kandungan glukosa dan elektrolit yang terdapat pada air kelapa akan membantu tubuh untuk rehidrasi.


2.      Madu. Cairan kental dan manis yang digemari banyak orang ini ternyata dapat membantu menurunkan panas demam. Senyawa antibakteri yang terkandung dalam madu dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tidak hanya saat demam, madu juga berguna saat Anda mengalami sakit tenggorokan.


3.      Jahe. Jahe sering dijadikan sebagai bahan utama racikan jamu. Jahe berguna untuk mengurangi rasa mual. Selain itu, jahe dapat dijadikan sebagai antioksidan, antibakteri, hingga anti-kanker. Anda dapat mencampurkan jahe pada masakan atau dapat dibuat menjadi wedang jahe yang sangat cocok untuk penderita demam.


4.      Sup ayam. Kandungan nutrisi pada sup ayam cukup besar sehingga dapat menambah stamina tubuh. Sup ayam dapat membantu memberikan asupan cairan dan elektrolit yang sangat baik untuk penderita demam. Selain itu, kandungan asam amino sistein pada sup ayam dapat meredakan peradangan dan melawan virus.


5.      Salmon. Kandungan asam lemak omega-3 pada salmon sangat baik untuk tubuh karena akan memberikan efek anti-inflamasi yang kuat. Selain itu, daging salmon yang lembut, mudah dimakan, dan kaya akan protein cocok dikonsumi saat sedang sakit. Salmon juga mengandung vitamin dan mineral yang berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuh.


Demam seringkali dianggap sebagai penyakit yang sepele. Namun, demam juga menjadi salah satu tanda datangnya penyakit yang serius. Oleh sebab itu, memantau perkembangan demam pada tubuh sangat diperlukan. Termometer digital merk Omron adalah alat yang tepat untuk Anda gunakan karena praktis, mudah digunakan, dan cocok untuk semua usia. Semoga bermanfaat!

Kamis, 04 November 2021

Tips Memilih Tensimeter yang Baik Untuk di Rumah

Tensimeter merupakan alat untuk mengukur tekanan darah. Alat ini sangat dibutuhkan di rumah, terlebih lagi jika Anda memiliki riwayat penyakit hipertensi. Dengan adanya tensimeter di rumah, akan memudahkan Anda untuk mengecek tekanan darah, serta tidak perlu mengantri di rumah sakit atau tempat praktek dokter, praktis bukan? Nah, sebelum memutuskan untuk membeli tensimeter, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih alat tensi darah terbaik agar mendapatkan hasil yang akurat.

Tips Memilih Tensimeter yang Baik Untuk di Rumah

1.      Cari Jenis Dan Model Tensimeter Yang Diinginkan

Beragam jenis dan model alat tensimeter begitu banyak dijual di pasaran. Anda dengan mudah mendapatkan alat ini dengan membelinya di apotik, maupun di toko online. Terdapat dua jenis tensimeter, yang pertama tensimeter manual, kemudian tensimeter otomatis (digital).

Tensimeter manual merupakan jenis tensimeter yang tidak praktis dalam penggunaanya. Terdiri dari balon pompa, dan meteran penunjuk tekanan darah yang terhubung dengan manset. Manset harus dililitkan ke lengan dan Anda harus memompanya dengan menggunakan balon. Karena penggunaanya yang cukup sulit maka tensimeter manual tidak disarankan penggunaanya untuk orang awam, sebaiknya penggunaan tensimeter jenis ini dilakukan jika terdapat bantuan tenaga medis di rumah.

Tensimeter digital lebih praktis dan mudah penggunaanya dibandingkan dengan yang manual, meskipun sama sama harus melilitkan manset ke lengan, namun hanya dengan menekan satu tombol saja, maka secara otomatis alat tensimeter tersebut dapat bekerja tanpa harus memompanya. Hasil tekanan darah akan langsung muncul di layar monitor serta perhitungannya lebih akurat.


2.      Pilih Ukuran Manset Yang Sesuai

Ukuran lengan orang dewasa berbeda-beda, kesalahan yang umum sering terjadi adalah mengukur tekanan darah dengan manset yang ukurannya tidak sesuai. Tahukan Anda jika ukuran manset yang tidak sesuai dengan pasien, makan akan mengakibatkan hasil pengukuran jadi tidak tepat? Meskipun ukuran manset bisa disesuaikan dengan ukuran lengan, namun manset yang kekecilan ataupun kebesaran sangat berpengaruh terhadap hasil perhitungan. Jika manset yang Anda kenakan terlalu ketat, maka tekanan darah yang dihasilkan akan tinggi, sebaliknya jika manset yang Anda kenakan longgar, makan hasilnya tekanan darah menjadi rendah.


3.      Sesuaikan Tensimeter Dengan Kebutuhan Dan Kondisi Anda

Pilihlah tensimeter sesuai dengan kebutuhan Anda. Misal jika Anda membeli tensimeter untuk hipertensi, ibu hamil atau untuk anak-anak, pastikan cocok dengan kondisi tersebut. Pastikan juga ukuran serta standarisasi dari organisasi kesehatan terkait, serta belilah dari toko terpecaya untuk memastikan originalitasnya.


Itu dia tips memilih alat tensimeter yang baik untuk digunakan di rumah. Untuk  melihat beragam tensimeter serta fiturnya, Anda bisa mengklik tautan ini https://www.omronhealthcare-ap.com/id/category/8-blood-pressure-monitor, dan temukan  yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda.